Guest Lecturing: Why International Baccalaureate Schools Matters?

Gambar 1. Foto Guest Lecturing: Why ib School Matters

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris telah berhasil menyelenggarakan guest lecturing dengan tema ”why ib school matters?.” Guest lecturing ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan English Teacher Training Program for International Baccalaureate School Candidate untuk guru-guru di SMP IT Insan Kamil Sidoarjo yang bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan Al Hikmah Surabaya, selain aktifitas formal dan informal English class dengan dosen-dosen. 

Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 16 April 2022 ini berlangsung selama 2 Jam 30 menit (09.30 – 11.30 WIB) ini membahas terkait beberapa hal yakni: 1) Bagaimana pengalaman SMA Pradita Dirgantara yang berdiri tahun 2018 namun sudah tersertifikasi International Baccalaureate School (ib school) dan Cambridge school, serta sudah tergabung dalam UNESCO Associated school?; 2) Bagaimana mendesain dan mengintegrasikan capaian pembelajaran yang ditetapkan kurikulum ib school dengan Cambridge school, dan kurikulum operasional satuan pendidikan (KOSP) atau kurikulum pengerak; 3) Bagaimana proses penyusunan assessment dan rapor; dan 4) Bagaimana proses agar guru-guru tersertifikasi ib?. Beberapa topik bahasan tersebut didapatkan dari hasil need analysis dan interview oleh dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan koordinator guest lecturing, Ustadzah Lina Aris Ficayuma, M.Pd, dan Kepala SMPIT Insan Kamil Sidoarjo. 

Menurut Pak Oscar Yustino Carascalao, M.Pd, guru Bahasa Inggris yang sudah tersertifikasi ib sekaligus vice principal of ib Diploma Programme, ada beberapa modul yang harus diselesaikan selama pelaksanaan workshop sertfikasi ib school teacher, yang terkait beberapa hal yakni: 1) ib mission statement, 2) ib learners profile, 3)  Approaches to teaching (teaching through inquiry: inquiry-action-reflection; teaching through concepts: concept-content-skill; teaching developed in local and global context; dan teaching focused on effective teamwork and collaboration; teaching differentiated to meet the needs of all learners; dan teaching informed by assessment); dan 4) Approach to learning (Thinking, communication, social, self-management, dan research skills)

“Setelah mendapatkan sertifikasi, sekolah akan mendapatkan akses untuk teacher dan students exchange ke luar negeri, sama seperti saat pengalaman saya dengan Ustadzah Lina Aris Ficayuma ketika masih belajar di Universiti Teknologi Malaysia pada 2013, dan mengajar di SMK Tunku Abdurrahman Putra dan SMK Kulai Jaya, Johor Bahru Malaysia, “tutur narasumber. Lebih lanjut, berdasarkan hasil diskusi dengan direktur sekolah SMA Pradita Dirgantara, Pak Dwi A. Yuliantoro, MA., Ph.D juga menegaskan bahwa penyusunan internasional school ada beragam jenisnya, ini yang harus ditentukan dan dipetakan sejak awal karena terkait dengan curriculum development.

Kegiatan ini diikuti secara antusisias para guru-guru dengan aktif bertanya dan merespon narasumber. “Alhamdulillah sangat bagus kegiatannya untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang ib School, sehingga saya menjadi ada gambaran apa saja yang harus saya persiapkan untuk SMPIT Insan Kamil mendapatkan otorisasi ib school sekaligus sebagai sekolah pengerak”, pungkas Kepala SMPIT Insan Kamil Sidoarjo. (LAF, 21 April 2022). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.