Matematika itu ada di sekitar kita

Matematika itu ada di sekitar kita. Terkadang kita tidak sadar bahwa banyak hal merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari matematika. Dari mulai struktur bentuk pohon, peta jalur jalan ketika ke sekolah, hingga semut yang berbaris pun bisa menjadi objek matematika. Setiap aktivitas manusia erat dengan matematika baik itu yang sesuai dengan konsep yang ada di sekolah ataupun matematika sebagai payung ilmu tertentu. Seperti perbincangan 2 tokoh besar matematika pada zamannya. Yakni Srinivasa Ramanujan dengan G. H. Hardy

Srinivasa Ramanujan (matematikawan asal India) dikunjungi rekannya, G. H. Hardy, sesama anggota Royal Society Inggris. Hardy menyapa Ramanujan: “saya ke sini naik taksi dengan nomor 1729, bilangan yang membosankan”. Ramanujan menjawab: “Tidak, Hardy. Bilangan ini justru sangat unik. Bilangan 1729 adalah bilangan terkecil yang bisa dinyatakan sebagai penjumlahan dua bilangan pangkat tiga dengan dua cara”. Pernahkah kawan sekalian membuka percakapan dengan menanyakan sesuatu bilangan. Apakah bilangan itu memiliki keunikan tersendiri? Renungkanlah…bisa jadi hal itu merupakan gerbang motivasi untuk belajar matematika. (LUT, 31/12/21)

#pmbstkiph #matheudstkiph #pendidikanmatematika #kuliahs1 #kampuskeguruan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.