Bobby Ariadi dan Umar Mukhtar Mengikuti Pembinaan Mahasiswa Penerima KIPK On-Going

C:\Users\ADI\Downloads\WhatsApp Image 2021-12-03 at 15.04.23.jpeg

Kamis, 1 Desember 2021 – Jum’at, 2 Desember 2021, dilaksanakan kegiatan pembinaan mahasiswa penerima KIPK On-Going di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VII di Ballroom Hotel Luminor, Sidoarjo. Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh 100 orang mahasiswa dari berbagai macam PTS di Jawa Timur dengan jurusan yang beragam. Dalam rangka ikut andil dalam mensukseskan acara ini, STKIP Al Hikmah Surabaya mendelegasikan Bobby Ariadi dan Umar Mukhtar sebagai (Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia) Perwakilan Mahasiswa penerima KIPK untuk mengikuti acara ini. 

Hari pertama kegiatan pembinaan mahasiswa penerima KIPK LLDIKTI wilayah VII Angkatan IV ini dimulai dengan sambutan dan pembukaan acara secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA selaku Kepala LLDIKTI wilayah VII. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa tujuan diadakannya acara ini untuk membekali mahasiswa penerima KIPK dalam menghadapi tantangan global yang ada saat ini maupun masa yang akan datang. Beliau juga menyebutkan bahwa sudah saatnya mahasiswa itu mempersiapkan diri untuk memiliki keterampilan abad 21. Diantaranya literasi dasar, berpikir kritis, komunikatif dan kualitas karakter yang unggul dalam menghadapi revolusi industri 4.0. 

Tak kalah menarik, di sesi selanjutnya mahasiswa dibekali ilmu tentang pentingnya menjadi mahasiswa berprestasi unggul berkarakter oleh Dr. Rimbawan selaku dosen Institut Pertanian Bogor. Beliau mengatakan bahwa di era disrupsi saat ini, mahasiswa berpotensi memunculkan sebuah inovasi baru. Selain itu, beliau juga memberikan beberapa tantangan-tantangan mahasiswa di era 4.0 dan cara menghadapi tantangan tersebut. Diantaranya keterampilan pendidikan 4.0, VUCA Prime, kemampuan memanfaatkan teknologi, literasi digital, kepemimpinan dan syarat-syarat berprestasi unggul berkarakter yang dapat dimiliki oleh mahasiswa.

Setelah sesi istirahat, sholat dan makan dilanjutkan dengan penjelasan terkait membangun budaya mutu sukses belajar di perguruan tinggi yang disampaikan oleh Dr. Djoko Adi Waluyo, S.T., MM., DBA selaku dosen Universitas PGRI Adi Buana. Beliau menjelaskan bahwa sukses lahir karena niatan yang baik, kerja keras dan perencanaan yang matang. Selain itu, ada beberapa buku referensi yang dapat dibaca oleh mahasiswa untuk membangun budaya mutu sukses secara tepat.

Pada sesi acara selanjutnya mahasiswa juga dibekali wawasan terkait pengembangan kreativitas mahasiswa oleh Ir. Henik Sukorini, M.P, Ph.D selaku dosen Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau menjelaskan arti kreativitas dan inovasi bagi mahasiswa. Selain itu, ada beberapa cara untuk memunculkan sebuah ide, menciptakan kreativitas serta beberapa tempat yang dapat mengembangkan kreativitas mahasiswa. Diantaranya Puspresnas dan Simbelmawa. Beliau juga memberikan banyak informasi terkait program kreativitas mahasiswa (PKM) serta beberapa program kreativitas lainnya baik kelompok maupun individu yang dapat diikuti oleh para mahasiswa. Setelah pemaparan materi selesai, beliau memberikan sebuah tugas kelompok untuk mendiskusikan sebuah pemecah permasalahan yang diberikan. Dalam 1 kelompok tersebut berisi empat mahasiswa yang berbeda perguruan tinggi. Lalu, hasil diskusi tersebut akan dipresentasikan besok pagi.

Pada hari kedua kegiatan pembinaan mahasiswa penerima KIPK LLDIKTI wilayah VII Angkatan IV diawali dengan sebuah materi yang sangat menarik, yaitu kewirausahaan mahasiswa oleh Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si. selaku dosen Universitas Widyagama Malang. Pada sesi kali ini, beliau menjelaskan beberapa hal terkait keuntungan mahasiswa berprestasi, program kewirausahaan kampus merdeka dan karakteristik wirausahaa saat ini. Sangat menarik bagi para mahasiswa karena ada beberapa program yang ditawarkan, yaitu seminar kewirausahaan, Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), Akselerasi Star Up Mahasiswa Indonesia (ASMI), Program Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI) dan Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI). Hal tersebut memberikan sebuah peluang kepada mahasiswa untuk berani berwirausaha.

Sebelum sesi tersebut berakhir, mahasiswa diarahkan untuk mempresentasikan hasil diskusi yang sudah dilakukan bersama kelompoknya. Dari presentasi tersebut, mahasiswa lainnya diberi kesempatan untuk menanggapi dan bertanya terkait solusi pemecahan sebuah masalah yang telah dijelaskan oleh kelompok tersebut.

Puncak dari acara ini adalah sebuah kisah inspiratif dari mahasiswa berprestasi, yaitu Laksamana Fadian ZR, S.Pd. yang dulunya menjadi seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang. Pada kesempatan acara tersebut, beliau memberikan beberapa kisah inspiratif terdahulu yang pernah diraih. Tak kalah menariknya dengan narasumber lainnya, beliau juga memberikan sebuah cara meraih prestasi tanpa modal dan menumbuhkan beberapa pemikiran positif yang harus dimiliki oleh mahasiswa berprestasi. Sehingga mahasiswa memiliki peluang untuk meraih prestasi dengan cara yang efektif. Pukul 11.30 WIB, acara ditutup langsung oleh panitia dan diakhiri dengan foto bersama. (ADD/28/21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.