Amanah waktu

Amanah waktu

Ada banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita sebagai hamba-Nya. Nikmat yang kita dapatkan sedari kita lahir bahkan ketika masih dalam kandungan ibu kita sampai saat ini. nikmat yang kita peroleh dari mulai kita bangun tidur sampai kita tidur lagi.  Jika kita berupaya menghtungnya niscaya pasti kita tidak akan mampu. Hal ini telah Allah tegaskan dalam firmannya (QS 14: 34): “Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat mengingkari (Nikmat Allah)”.

Dari sekian banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita salah satu diantaranya adalah waktu. Waktu adalah nikmat yang besar namun banyak orang yang melalaikannya. Jika orang barat menganggap waktu adalah uang maka kita sebagai umat Islam tentunya dalam menghargai waktu lebih dari itu. Kata ulama besar yang bernama Hasan Bashri manusia tidak lain adalah kumpulan hari (waktu) yang mana jika waktu itu berlalu maka sebagian dari diri manusia itu juga ikut berlalu. Jadi waktu adalah bagian dari diri kita, Jika kita pergunakan waktu kita untuk hal – hal yang tidak bermanfaat maka kerugian akan menimpa kita namun sebaliknya jika kita pergunakan untuk yang berfaidah maka kebaikan akan kita dapatkan.

Ada kata bijak yang menyebutkan bahwa waktu berjalan seperti berjalannya mega di langit yang mana tidak terlihat pergerakannya namun tiba – tiba sudah hilang berlalu. Hari demi hari menjadi pekan, pekan demi pekan menjadi bulan, dan bulan demi  bulan menjadi tahun. Tak terasa saat ini kita berada di penghujung tahun 2021 dan akan memasuki  tahun baru 2022. Rasulullah Sholallhu Alaihi Wa Sallam mengingatkan kita semua akan amanah kita terhadap nikmat waktu. Beliau bersabda: “Kedua kaki seorang hamba tidak akan beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: umurnya (waktunya) dimanakah ia habiskan… ”  (HR at Turmudzi: 1427).

Al Qur’an telah menegaskan akan pentingnya waktu. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah bersumpah atas waktu di beberapa ayat dalam al Qur’an seperti; demi masa, demi waktu dhuha, demi waktu malam demi waktu fajr, demi waktu malam. Hal ini tak lain adalah menunjukkan akan  berharganya waktu dalam kehidupan manusia. maka sudah seharusnya kita sebagai seorang yang beriman memaksimalkan waktu yang diberi dengan sebaik – baiknya dengan menjadi pribadi yang semakin hari semakin baik, semakin bertakwa, dan semakin berkualitas keimanannya kepada Allah Ta’ala. (RN/ 24/12/21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.