Menyongsong Program Sekolah Penggerak

Menyongsong Program Sekolah Penggerak “Webinar Pendidikan”
(Oleh Lesbianto)

Webinar Pendidikan dengan tema “Menyongsong Program Sekolah Penggerak” dalam upaya untuk memperingati Bulan Bahasa yang bertepatan untuk mengenang Sumpah Pemuda, pada tanggal 28 Oktober 2021.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh kolabarosi dari beberapa kampus ternama di wilayah Jawa Timur, diantaranya yaitu STKIP Al Hikmah Surabaya selaku pelopor kegiatan Bulan Bahasa, terutama Program Pendidikan Bahasa Indonesia. Selain itu ada Universitas Islam Majapahit, Universitas Hasyim Asy’ari, dan Universitas Islam Zainul Hasan.
Acara Webinar Pendidikan ini pun didasari dari peringatan hari Sumpah Pemuda, yang dimana dalam isi sumpah pemuda menyangkut tiga poin penting yaitu sumpah tanah air, bangsa Indonesia, dan Bahasa Persatuan bahasa Indonesia. Seperti dalam bunyi Sumpah Pemuda uang lebih lengkap “Kami Putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia”.
Sejalan dengan Sumpah Pemuda juga untuk memperingati hari Bulan Bahasa 2021. Walaupun melalui Zoom Meeting tidak menyurutkan aktivis pendidikan untuk ikut memeriahkan peringatan Bulan Bahasa. Webinar pendidikan ini pun menjadi agenda rutinan yang diadakan oleh STKIP Al Hikmah Surabaya khususnya Prodi Bahasa Indonesia. Sehingga tak salah acara ini paling ditunggu-tunggu oleh aktivis Pendidikan, baik guru, mahasiswa, siswa, dan umum. Acara ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, tetapi peserta masih cukup antusis mengikutinya.
Program Sekolah Penggerak menjadi perhatian yang sangat serius dalam dunia pendidikan tahun modern ini. Walaupun Sekolah Penggerak belum dilaksanakan secara global, tetapi telah terlaksana di beberapa sekolah pilihan.
“Merdeka Belajar adalah upaya untuk memerdekakan belajar” ungkap Ustaz Zahri. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua STKIP Al Hikmah Surabaya yaitu Dr. Mohammad Zahri M.Pd. Selain itu, Pewara dalam webinar ini yaitu Ustaz Rian Surya Putra M.Pd. selaku Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pemilik Perpustakaan Surya Pustaka.
Acara selanjutnya ada materi dari beberapa narasumber pilihan dengan dimoderatori oleh Bapak Doni Uji Windiatmoko.
Pemateri pertama yaitu dari Dr. Edy Kuntjoro, M.Pd. selaku Kepala SMA Boarding Scholl Batu Malang. “Sekolah Penggerak upaya untuk mewujudkan visi dan misi pendidikan Indonesia” ungkap Ustaz Edy Kuntjoro dalam acara ini.
Ustaz Edy menjelaskan tentang latar belakang, konsep, dan pelaksanaan dicanangkan Sekolah penggerak yang hampir serupa dengan konsep Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara.
Ustaz Edy menjelaskan secara gamblang tentang Program Sekolah Penggerak ini. “Bicara tentang sekolah penggerak tidak akan tuntas dalam mengkajinya” ucap Ustaz Edy. Sebagaimana dalam tujuan sekolah penggerak yaitu tercapainya profil pelajar mahasiswa, maka perlu didukung penuh oleh seluruh sivitas aktivis pendidikan.
“Upaya untuk menumbuhkan Budi Pekerti” ungkap Ustaz Edy berdasar pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Pesan Ustaz Edy kepada calon guru “Bagaimana menggali kemampuan peserta didik”. Menurutnya guru itu menjadi among dan harus menuntun dari belakang, serta menjadi contoh. Dalam konsep pendidikan terdapat “Tri Rahayu” oleh Ki Hajar Dewantara menjadi konsep yang sangat kompleks untuk tujuan Pendidikan.
Istilah lain yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara yang diungkapkan oleh Ustaz Edy yaitu tentang “Inggarso Sung Tuladha, Ing Madya mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”. Menjadi konsep pendidikan yang relevan untuk menjadi seorang guru yang baik. Salanjutnya Ustaz Edy juga mengatakan bahwa “Pendidikan itu harus kontinyu, konvergen, dan konsentris”.


Pemateri selanjutnya yaitu oleh Ustaz Henry Trias Puguh Jatmiko, M.Pd. selaku pelatih ahli sekolah penggerak, sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia. Dalam kesempatan ini Ustaz henry menjelaskan materi secara interaktif dengan gaya khasnya yaitu santai dan serius.
Pada kesempatan kali ini Ustaz Henry menjelaskan secara khusus bagian Profil Sekolah Penggerak. Menurut Ustaz Henry berdasarkan ungkapan dari Menteri Nadiem Anwar Makariem “Pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila”
Profil pelajar Pancasila terdapat 6 dimensi utama yang menjadi sumber acuan sekolah penggerak. Sehingga dengan beberapa profil ini mampu untuk mewujudkan pelajar Pancasila yang berpancasila.
Projek penguatan pelajar Pancasila ada itu pun sesuai dengan indikator profil pelajar Pancasila. Lebih lanjut “Siswa menjadi juragan kita” ungkap Ustaz Henry dalam acara ini. Hal ini sejalan dengan bentuk merdeka belajar yang mengutamakan siswa sebagai komponen utama dalam proses sekolah penggerak.
Dalam acara ini diadakan sesi pertama tanya jawab, pertanyaan diajukan oleh Deny Pamungkas salah satu Mahasiswa prodi Pendidikan bahasa Indonesia, selanjutnya pertanyaan kedua dari Laelatul Nafisah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKiP Al Hikmah Suarabaya.
Selebihnya di sesi kedua dan ketiga materi ada dari beberapa pemateri diantaranya yaitu; Sulastri, St (guru SD Al Hikmah Surabaya). Hernawati Kusumaningrum M.Pd. (Guru SMP Al Hikmah Surabaya) Yuli Widayanti, S.Pd. (Guru SMA Full Day Al Hikmah Surabaya) dan Suesti Rahayuningsih, M.Pd. (Dosen Universitas Islam Majapahit)
“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *