Webinar Kolaborasi Bersama Dua Kampus Besar Jawa Timur

STKIP Al Hikmah bersama dua kampus besar di Jawa Timur, Universitas Hasyim Asy’hari Jombang dan Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Kraksaan Probolinggo, mengadakan webinar kolaborasi dalam rangka Pengadian kepada Masyarakat. Kegiatan ini bertema Pengembangan Produk Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal” dan dilaksanakan pada 16 September 2021. Acara diisi oleh empat pemateri dari tiga kampus serta dua narasumber dari guru SMP dan SMK. Webinar ini dihadiri lebih dari 200 pesertadan berlangsung selama tiga jam. Sepanjang acara, peserta tertarik pada topik yang diangkat. Tidak heran, sebab mereka berlatar belakang sebagai pendidik, sangat cocok dengan tema yang diangkat.

Sesi pertama webinar diisi dengan membahas tentang Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal yang disampaikan oleh Dr. Resdianto Permata Raharjo, M.Pd. (Universitas Hasyim Asy’ari). Materi tersebut diperkuat dengan topik Proses Pemilihan Bahan Ajar yang Sesuai dengan Peserta Didik oleh Indah Puspitasari, M.Pd. ( Universitas Hasyim Asy’ari). Kedua materi yang telah disampaikan tersebut mendapatkan implementasi nyata dari guru SMK Islamic Qon (Ika Agustin Rahmawati, M.Pd., Gr.) dengan topik Proses Pembuatan Bahan Ajar Puisi.

Sesi kedua, masih berhubungan dengan tema webinar, diisi oleh Miftah Widiyan Pangastuti, M.Pd. (STKIP Al Hikmah Surabaya) dengan topik “Pengembangan Media Pembelajaran”. Kemudian dilanjutkan dengan topik Hubungan Sastra dan Pendidikan oleh Magfirotul Hamdiah, M.Pd. (Universitas Islam Zainul Hasan Genggong). Webinar menjadi sangat lengkap karena diakhiri oleh Dzurratul Ilmiah Fahmi, M.Pd (UPT SMP Negeri 2 Gresik) dengan implementasi dalam dunia pendidikan yang bertopik Penerapan Media Pembelajaran. Tidak hanya memberikan teori dan memperlihatkan implementasi teori, webinar kolaborasi ini juga meninjau produk pembelajaran milik peserta yang dikirimkan pada saat pendaftaran. Tinjauan produk peserta disampaikan oleh beberapa pemateri dan narasumber dengan harapan peserta menjadi lebih terampil dalam mengembangkan produk pembelajarannya. (mw/ 30/09/21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *