Guru Pejuang Bergerak Mengajar di Sekolah 3T

Enam mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya bersama 22.000 mahasiswa lain se-Indonesia lulus seleksi Kampus Mengajar 2. Setelah melalui serangkaian seleksi ketat dan pembekalan pada akhir Juli lalu, mereka ditempatkan di sekolah-sekolah 3T khususnya SD dan SMP di seluruh Indonesia. Dengan masa penugasan selama kurang lebih lima bulan, mahasiswa mengabdikan diri untuk membantu pembelajaran bagi siswa sekolah 3T agar tidak terjadi learning loss. Terlebih selama masa pandemi ini sebagian siswa sekolah 3T mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Rafly Maulana (Mhs Ang 2018) Pendidikan Matematika bersama tim pengajar di SDN Gerbo IV Pasuruan

Sebagai mitra guru dan siswa, keenam mahasiswa STKIP Al Hikmah dari prodi Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Indonesia menjadi pioneer di sekolah-sekolah 3T Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki, mahasiswa berjuang sekreatif mungkin membekalkan siswa kemampuan literasi dan numerasi melalui pembelajaran. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang telah menyiapkan Asesmen Nasional 2021. 

Kegiatan pengabdian semacam ini bukan hal yang baru bagi mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya. Sejak tahun pertama masa studi, mahasiswa telah terlibat dalam kegiatan praktik mengajar di sekolah dalam tajuk Interaksi Edukatif. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa terjun secara langsung ke sekolah-sekolah baik dalam dan luar negeri untuk belajar sekaligus praktik mengajar sebagai bagian dari program 1000 jam mengajar. (AE/16/09/21) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *