Peringatan Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriah

Bersyukur kepada Allah kita masih diberikan kesempatan hidup untuk beribadah kepada-Nya dan berkarya untuk negeri ini. Keluarga besar STKIP Al Hikmah di pagi hari ini menyelenggarakan peringatan Tahun Baru 1 Muharam via zoom. Di acara ini STKIP Al Hikmah mengambil tema”Tahun Baru Hijriah:Bersemi dalam Kondisi Pandemi”. Kegiatan berlangsung hari ini Selasa, 10 Agustus 2021 mulai pukul 08.00 – 10.00. Agenda acara pagi ini meliputi Pembukaan, tilawah AlQur’an, Sambutan Ketua STKIP Al Hikmah oleh Dr.Mohammad Zahri, M.Pd, ceramah singkat Ust.Yiyin Isgandi, Lc.,M.Fil.I, Kuliah Umum oleh Dr.(HC).Ir.Abdul Kadir Baraja selaku Ketua Pembina YLPI Al Hikmah, dan terakhir doa penutup oleh Ust.Ikhsan, S.Pd.

Dr.(HC) Ir.Abdul Kadir Baraja

Peringatan 1 Muharam 1443 Hijriah memiliki makna yang mendalam meskipun dalam suasana pandemi. Sebagai seorang muslim dan terpelajar tentu kita tidak menjadikan kendala situasi ini untuk belajar dan berkarya. Sivitas akademika STKIP Al Hikmah harus mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi menjadi sesuatu yang lebih produktif.

Dalam uraian Ustadz Kadir, demikian biasa Beliau dipanggil menjelaskan beberapa poin penting untuk kita semua renungkan dan lakukan agar lebih baik kualitas hidup kita di mata Allah

Pertama-tama Beliau mengingatkan bahwa guru bukan untuk mencari pekerjaan atau uang. Karena uang hanyalah sebuah konsekuensi saja. Kita semua harus percaya rezeki itu ditanggung dan dijamin oleh Allah, tapi pengabdian sebagai guru untuk mendidik anak-anak dan masyarakat adalah jauh lebih penting.Seperti saat ini, pelajaran sekolah banyak mengalami kendala disampaikan melalui online. Belum lagi sikap para siswa dalam mengikuti pembelajaran online. Di antara adab yang tidak baik dalam belajar online adalah keluar dari forum tanpa izin, mematikan kamera untuk mengelabuhi, kamera on tapi tidak bergabung dan perilaku lainnya. Al Hikmah telah berupaya untuk memberikan solusi belajar online dengan aplikasi Sekolahku. Melalui aplikasi ini kesenjangan akademik dan non akademik siswa bisa terbantu dan alhamdulillah sekolah-sekolah di Al Hikmah capaiannya di atas rata-rata sekolah lainnya.

Kedua, kompetensi dan komitmen guru yang tinggi akan memberikan sumbangan terbesar pada negeri ini. Guru yang memiliki kualifikasi tersebut akan menghasilkan siswa-siswa berkualitas di masa depan. Jangan sampai terjadi sebaliknya sebagaimana cerita Beliau bahwa temannya tidak percaya lagi dengan sekolah sehingga anak-anaknya didik di rumah dengan akhlak dan literasi yang dibutuhkan. Saat ini anak-anak tersebut sudah bekerja dan tinggal di negara maju seperti Jepang, Inggris dan Australia. Oleh karena itu, agar kompetensi terus meningkat maka guru maupun siswa terus  belajar dengan menciptakan lingkungan yang mendukung. Lingkungan yang mendukung akan menumbuhkan rasa ingin tahu atau kemauan menjadi pembelajar. Caranya dengan penciptaan lingkungan yang mendukung  seperti  ada perpustakaan, akses internet, diskusi, pertemuan-pertemuan ilmiah dan lainnya. Sedangkan komitmen adalah bagaimana guru menjadikan disiplin, jujur dan akhlak baik lainnya built in pada diri anak. Kedua kualifikasi di atas kuncinya pada kemauan dan kemampuan.

Ketiga, pengembangan literasi  siswa. Literasi menjadi kata kunci penting di zaman sekarang dan akan datang  adalah penguasaan literasi  seperti membaca, berbicara, menulis , literasi digital dan literasi-literasi lainnya. Guru yang mampu menjadikan siswanya memiliki berbagai literasi tersebut akan mendapat aliran pahala dari karya-karya anak didiknya. Beliau juga mengingatkan bahwa masing-masing mata kuliah atau pelajaran juga merupakan sarana mengembangkan literasi dari mahasiswa atau peserta didik.

Semoga momentum tahun baru ini menjadi semangat baru untuk terus berkarya dan berinovasi yang bermanfaat bagi negeri yang kita cintai..Indonesia bagaimanapun tantangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *