Written by Humas Al Hikmah   
Saturday, 20 October 2018 15:20

Surabaya – Sabtu (20/10/2018) STKIP Al Hikmah mendatangkan novelis kondang yang karya-karyanya sudah sangat fenomenal dan menjadi primadona bagi pecinta sastra. Bahkan sebagian dari novelnya telah masuk dapur film dan dapat kita nikmati film-filmnya lewat layar lebar. Beliau yaitu Ustaz Habiburrahman El Shirazy. Beliau diundang untuk dapat berbagi ilmu dengan para mahasantri dan masyarakat luas dalam acara Talk Show dengan Tema Peran dan Tantangan Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Milenial dan Bedah Novel terbaru beliau yaitu “Merindu Baginda Nabi”.

 

 

Acara ini dibuka oleh ketu STKIP Al Hikmah, Ustaz Mohammad Zahri, M.Pd., sekaligus untuk memperkenalkan STKIP Al Hikmah kepada narasumber maupun para peserta yang hadir. setelah itu, masuk pada acara intri yaitu talkshow dan bedah buku. acara ini dimoderatori oleh Ustaz Yiyin Isganti, Lc., M.Fil.I (Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris) yang ternyata adalah teman seangkatan Kang Abik (Sapaan hangat Ustaz Habiburrahman El Shrazy) saat tholabul ilmi di Kairo, Mesir. “Beberapa novel saya di awal adalah karya yang lahir karena kefefet (terdesak). Bahkan dengan keterbatasan itu kadang memang kita dapat berkembang pesat. Itulah kenapa settingnya Ayat-ayat Cinta, atau Ketika Cinta Bertasbih kebanyakan di Kairo, bukan karena Indonesia tidak Bagus, namun saya sangat hafal detail setting tempat di Kairo, sehingga saya tidak perlu melakukan research ulang untuk menentukan setting”, jelas Kang Abik ketika ditanya mengenai bagaimana novelnya lahir dan tempat yang dipilih. Karena menjadi penulis itu harus tahu betul tempat yang diinginkan seperti apa, tokohnya seperti apa, alurnya seperti apa. “Bahkan untuk menentukan nama Azam dalam KCB saja saya harus membuat daftar nama yang cocok untuk tokoh yang ingin saya hadirkan,” tambahnya.

Beliau juga menjelaskan menulis itu berawal dari banyaknya membaca. Membaca harus menjadi habit terlebih dahulu. Tradisi membaca sampai akhir ini beliau dapat dari kyainya saat mondok. Bahkan saat beliau menelusur, sebenarnya tradisi ulama kita dari zaman dahulu itu adalah membaca, membaca hingga akhir. Sehingga benar-benar menjadi kebiasaan dan budaya. Menurut beliau, literasi bacaan ini menjadi salah satu dari dua tantangan yang sedang kita hadapi saat ini. sedangkan tantangan kedua yaitu tentang produksi bahasa. Dimana yang kita hasilkan saat ini banyak yang kurang bagus atau bermakna kontradiksi dengan yangg lalu. “Kita membutuhkan orang-orang yang peduli dengan bahasa untuk menggantikan ulama-ulama terdahulu yang telah mendisiplinkan bahasa” Harapnya.

Selain itu, beliau menyampaikan banyak hal terkat bagaimana strategi dan teknik beliau menulis buku, hingga merealisasikan tantangan sebagian penikmat novel beliau untuk menelurkan buku yang pasarnya adalah pemuda usia SMP-SMA dengan tambahan catatan yairu novel yang tipis (artinya tidak seperti novel Kang abik biasanya). Tantangan tersebut dijawab beliau hanya dengan waktu dua minggu saja untuk kemudian beliau bisa memasarkan novel berjudul “Merindu Baginda Nabi”. Penekanan beliau dalam novel ini yaitu Imaginasi, termasuk dalam novel-novel beliau yang lain. Beliau percaya akan adanya The Power of Imagination, tentunya imajinasi yang positif. Sehingga ceritanya beliau selalu membawa pembaca kepada tempat-tempat atau mimpi-mimpi juga prestasi yang tinggi.

Tentu ini sangat dibutuhkan oleh guru, bagaimana nanti bisa menjadi guru yang dapat menginspirasi siswa-siswanya. Termasuk salah satunya dengan imajinasinya. “Guru juga bisa menceritakan isi novel ini atau novel tertentu dan lalu menjelaskan kepada siswanya tentang mimpi atau imajinasi dalam novel tersebut, untuk memahamakan dan menyulut semangat muridnya” tambah beliau.

Acara yang digawangi oleh Ustaz Ahmad Syafi'i, M.Pd. dan rekan-rekan prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Indonesia ini berjalan semakin seru dengan banyaknya pertanyaan yang muncul dari peserta. Namun karena keterbatasan waktu maka pertanyaan hanya untuk enam pertanyaan. Acara ditutup dengan Book Signing dan juga foto bersama. (wij)

 

Foto Slide

Please wait while JT SlideShow is loading images...
Belajar di AAL BumimoroBelajar di AAL BumimoroOutbond AALTahfidz Camp 2016Susur Sungai BrantasPramuka STKIP Al Hikmah Pelepasan Balon pada Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru Nasional