Written by Humas Al Hikmah   
Wednesday, 09 May 2018 08:33

Pada hari senin - selasa, 7 – 8 Mei 2018 sebanyak delapan dosen delegasi dari STKIP Al Hikmah berangkat ke Malaysia dan Singapura untuk melakukan benchmarking dengan University of Malaya - Malaysia dan National Intitute of Education - Singapura. Kunjungan ke University Malaya ini disambut hangat oleh bagian international relationship. Dalam kesempatan tersebut STKIP Al Hikmah mendapat kesempatan untuk melakukan presentasi tentang kampus guru pejuang. Bahkan mereka terkesima dengan presentasi yang dilakukan oleh Ust. Zainal Abidin, M.Pd. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STKIP AL Hikmah Surabaya. “Presentasi anda sangat memukau, cantik, dan kami sangat terpukau dengan konsep kampus keguruan anda” ungkap Dr. Sheena selaku Kepala International Relationship setelah sesi tanya jawab dibuka.

Pada hari kedua, para delegasi melanjutkan perjalanannya ke Singapura untuk menuju National Institute of Education (NIE). NIE ini layaknya IKIP jika di Indonesia, bedanya sistem yang digunakan adalah sistem kampus kedinasan. Sehingga mahasiswa yang masuk dalam NIE adalah mahasiswa yang direkrut oleh pemerintah Singapura untuk kemudian dididik oleh NIE dan ketika lulus akan dijadikan guru oleh pemerintah Singapura. Setiap perekrutan ini berdasarkan dari jumlah pensiunannya. Sekitar 2000 mahasiswa yang masuk menjadi mahasiswa baru setiap tahunnya. Proses pendidikan di NIE ini juga tidak jauh berbeda dengan STKIP Al Hikmah dimana mereka mempunyai program-program praktik mengajar yang terbilang lama sehingga mahasiswa calon guru ini mempunyai pengalaman mengajar yang cukup. Hal ini serupa dengan STKIP Al Hikmah dimana lulusannya  telah memiliki jam terbang mengajar setara guru yang telah mengajar selama 3 tahun.

Perjalanan kedelapan delegasi STKIP Al Hikmah dalam rangka benchmarking ini tentunya menyisakan berbagai pengalaman dan sudut pandang baru tentang sistem, tentang proses, dan juga tentang budaya. “Perlu banyak mengembangkan diri sebagai seorang dosen, melihat kampus lain yang jauh lebih berkembang. Walaupun memang capek, namun ini saya rasa lelah yang lillah. Ada banyak ilmu dan sudut pandang baru di sana.” Tambah Ust. Mochammad Lutfi sebagai salah satu delegasi dosen yang berangkat ke Malaysia dan Singapura. (wij)

 

Foto Slide

Please wait while JT SlideShow is loading images...
Belajar di AAL BumimoroBelajar di AAL BumimoroOutbond AALTahfidz Camp 2016Susur Sungai BrantasPramuka STKIP Al Hikmah Pelepasan Balon pada Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru Nasional