Menapaki Jejak Silaturahmi pada Peringatan 1 Muharram 1439H PDF Print E-mail
Written by Humas Al Hikmah   
Monday, 25 September 2017 10:46

Kalender boleh berwarna merah, tanda libur nasional. Tapi tidak ada kata libur untuk menuntut ilmu dan silaturahmi. Begitu prinsip STKIP Al Hikmah Surabaya, memanfaatkan libur nasional yang bertepatan dengan 1 Muharram 1439 dengan silaturahmi sekaligus menuntut ilmu. Rangkaian acara Tahun Baru Islam menjadi satu nama, napak tilas. Pada umumnya, napak tilas sekadar kegiatan berjalan kaki bersama rombongan dari satu titik ke titik lain dengan jarak tempuh cukup jauh. STKIP Al Hikmah Surabaya mewarnai kegiatan napak tilas dengan kegiatan berkunjung ke rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja, Ketua Pembina BP PTS STKIP Al Hikmah.

Jajaran pimpinan, dosen, serta mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya, berangkat ke rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja tepat pukul 05.00 dari halaman Masjid Baitul Hikmah, Kebonsari, Surabaya. Acara di rumah beliau juga dihadiri oleh para jajaran pembina yayasan, Ustaz Taufiq AB, Ustaz Nur HIdayat, M.M., serta Ustazah Endah Yuliani, S.Si. Tidak sekadar acara ramah tamah tetapi banyak ilmu, nasihat, dan semangat yang disampaikan untuk mahasiswa. Salah satu motivasi disampaikan oleh Ustaz Nur Hidayat, M.M., “Jangan menggunakan kalimat saya orang Mojokerto, Tuban, dan lain-lain. Ini bumi Allah, kita bisa suskes dimana saja.”

Kisah napak tilas rutin setiap 1 Muharram ini memiliki cerita unik. Pada sesi diskusi, Syaiful Bakhri, mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika 2014,  sempat menyampaikan cerita di balik gagasannya mewarnai napak tilas dengan kunjungan ke rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja. “Ketika saya ditunjuk sebagai Ketua Panitia 1 Muharram, saya pikir kajian tentang hijrah sudah biasa. Kebetulan sejak dulu saya memiliki keinginan bertemu langung dengan Ustaz Abdul Kadir Baradja sehingga saya mengusulkan pada Ustaz Zahri. Alhamdulillah disetujui dan akhirnya saya dapat bertemu dengan langsung Ustaz Abdul Kadir Baradja.”

Selesai acara bersama di rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja, mahasiswa beserta para pengasuh, dan satu perwakilan dosen melanjutkan rangkaian acara selanjutnya, napak tilas. Antusias dan semangat hijrah terlihat dari kerapian barisan ketika diinstruksikan berbaris, keluar komplek rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja dengan tenang dan senyum sumringah, tanda optimis menyelesaikan misi napak tilas. Jarak tempuh yang harus mereka taklukkan sejauh 14 kilometer dengan titik awal rumah Ustaz Abdul Kadir Baradja – Tugu Pahlawan – Masjid Cheng Ho – Masjid Al Falah – Makam Wonokromo – Masjid Unesa dan mengakhiri perjalanan tepat pukul 19.53 di lapangan parkir STKIP Al Hikmah Surabaya.

 

Keinginan sederhana Syaiful ternyata berdampak positif sekaligus inovatif bagi STKIP Al Hikmah Surabaya sebab napak tilas tidak sekadar kegiatan berjalan kaki yang menghabiskan tenaga. Ada motivasi kuat melakukan napak tilas, mengenal kehidupan pribadi pimpinan tertinggi, Ketua Pembina BP PTS STKIP Al Hikmah, sekaligus silaturahmi bersama sivitas akademika. Semoga kegiatan napak tilas ala STKIP Al Hikmah Surabaya dapat terus dilaksanakan pada tahun selanjutnya tanpa mengurangi makna hijrah ala Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. “Mustahil Allah meninggalkan hamba-Nya yang membela agama-Nya.” Begitu motivasi Ustaz Taufiq AB pada jajaran pimpinan, mahasiswa, pengasuh, serta para dosen yang selaras dengan tema semangat hijrah. (wid.)

 

Login Form



Foto Slide

Please wait while JT SlideShow is loading images...
Belajar di AAL BumimoroBelajar di AAL BumimoroOutbond AALTahfidz Camp 2016Susur Sungai BrantasPramuka STKIP Al Hikmah Pelepasan Balon pada Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru NasionalPanitia Peringatan Hari Guru Nasional